X SBOBETmobile.asia

Bonus 10% untuk member baru Agentbetting                  Khusus Sportsbook komisi 1.25%                  Rolling 0.7% Casino Online                  Bonus 5% setiap kali deposit casino online

Bola Online Piala Dunia Arsenal Yang Takut Ketinggian

Update Terakhir: March 5, 2014

Bola Online Piala Dunia Arsenal Yang Takut KetinggianBola Online Piala Dunia Arsenal Yang Takut Ketinggian – Tim asal London Utara Arsenal mulai lagi menunjukkan gejala seperti yang telah berulang kali mereka alami : solid di puncak klasemen namun kemudian mengendur dan kehilangan status sebagai penantang juara jelang akhir musim nanti.

Sangat benar jika masih ada 10 pekan lagi sebelum Premier League musim 2013/2014 berakhir. Namun apa yang dialami Arsenal dalam beberapa pertandingan terakhir layak membuat fansnya khawatir kalau upaya untuk menyudahi puasa gelar juara Premier League harus kembali tertunda musim ini.

Dalam lima pertandingan sejak awal Februari yang lalu, Arsenal hanya meraih dua kemenangan dengan Palace dan Sunderland ketika itu. Dua pertandingan lainnya berakhir dengan kekalahan dari Liverpool dan Stoke City sementara satu sisanya adalah hasil imbang dengan Manchester United beberapa pekan yang lalu. Rangkaian hasil tersebut membuat Arsenal terus menjauhi puncak klasemen sementara, mereka kini ada di posisi tiga dengan jarak empat angka dari Chelsea di posisi satu.

Chelsea yang semakin baik, Liverpool terus konsisten dan Manchester City masih sangat meyakinkan musim ini, maka Arsenal mulai dikesampingkan dari status sebagai kandidat kuat juara Premier League. Rumah taruhan Bwin dan Ladbrokes menempatkan The Gunners di posisi paling buncit daftar kandidat juara di antara tim yang berada di posisi empat besar.

Hingga 28 pekan yang sudah dijalani di Premier League, Arsenal tercatat berada di posisi teratas selama 20 pekan. Adalah kekalahan besar atas Livepool dengan skor 1-5 yang membuat Aaron Ramsey dkk mulai kehilangan pegangan di posisi teratas dan turun ke posisi dua klasemen. Akhir pekan lalu mereka kembali turun ke tangga ketiga setelah menelan kekalahan mengejutkan di tangan Stoke dengan 0-1 pada pertandingan itu.

Kondisi yang terjadi pada Arsenal saat ini, membuat Marca sampai menyebut mereka mengalami phobia atau takut akibat ketinggian. Yang dikenal dengan istilah ‘Acrophobia’ dalam bahasa medis.

Tapi, ini bukan kali pertama Arsenal mengendur performanya justru saat mereka berada di puncak klasemen sementara kompetisi memasuki periode krusial dan mendekati akhir musim kompetisi. Dalam setidaknya 10 tahun terakhir mereka sudah dua kali mengalami hal ini.

Di musim 2002/2003 yang lalu mereka mengalaminya untuk pertama kali. Arsenal ketika itu menjadi pemuncak klasemen sampai pekan 32 Premier League. Di pekan 33 mereka gagal menjauhkan jarak dengan MU setelah dipaksa bermain imbang 2-2 di Highbury ketika itu.

Tim asuhan Arsene Wenger turun ke posisi dua pada pekan 34 setelah kalah dari Middlesbrough yang masih berada di kasta tertinggi  pada musim itu. Upaya mengejar The Red Devils di empat pekan tersisa tak bisa dilakukan Arsenal karena mereka justru dapat hasil buruk saat diimbangi Bolton Wanderers dan kalah dalam duel sengit dengan Leed united jelang akhir musim. MU jadi juara di musim tersebut, sementara Arsenal sebagai runner up dengan selisih lima poin di bawah mereka.

Tim yang bermarkas di Emirates Stadium itu terpaksa mengalami De Ja Vu pada musim 2007/2008 yang lalu. Setelah merebut puncak klasemen di pekan kelima Premier League, mereka bisa bertahan di posisi tersebut sampai pertandingan ke 29 saja. Hasil imbang dengan Wigan Athletic di pekan 30 dan skor 1-1 saat berhadapan dengan Middlesbrough pada pertandingan berikutnya membuat The Gunners tergusur MU di posisi satu. Arsenal kemudian hanya kalah bersaing dengan Chelsea dalam perebutan posisi runner up dan menyudahi musim di tangga ketiga pada musim itu.

Di musim sekarang, peluang Arsenal untuk tetap bersaing menjadi juara sejatinya tetap terbuka lebar. Tapi tantangan yang harus dihadapi Arsenal sulit. Di sepanjang Maret ini saja seluruh pertandingan Arsenal berstatus big match atau melawan tim besar.

Kalah atas Stoke di awal Maret yang lalu, mereka akan bertamu ke White Hart Lane menghadapi Tottenham Hotspur dan mengunjungi Chelsea di Stamford Bridge kandang lawan. Menutup bulan ini adalah perjamuan terhadap Manchester City di Emirates markasnya. Itu belum termasuk pertandingan tandang ke Bayern Munich di ajang Liga Champions dan pertandingan dengan Everton di Piala FA yang sudah memasuki babak perempatfinal.

Situasi Arsenal saat ini seakan diperburuk dengan Mesut Ozil yang sering tampil di bawah performa terbaiknya dalam menjalani pertandingan. Sementara Theo Walcott juga masih cedera dan belum akan kembali Bola Online Piala Dunia.